Pada tahap ini, kegiatan yang dilakukan adalah mengemas hasil praktikum-praktikum sebelumnya menjadi sebuah showreel yang bisa digunakan sebagai portofolio.
2. Alat
Adobe Premiere Pro CC
3. Bahan
hasil praktikum-praktikum sebelumnya
1. Prak 1: Logo utama 360
2. Prak 2: Hasil penambahan camera path
3. Prak 3: Secondary Assets
4. Prak 3: Logo Movement
5. Prak 4: Camera Depth
6. Prak 5: Flare
7. Prak 5: Particles
8. Prak 5: Chromatic Aberration
9. Prak 5: Vignette
4. Dasar Teori
Gunakan pertanyaan berikut untuk menuliskan dasar teori yang relevan
Jelaskan yang dimaksud dengan Showreel!
Sebuah rol demo, atau pertunjukan rol atau ekivalen dengan portfolio seorang seniman. Secara tipikal digunakan sebagai suatu perangkat (tool) untuk mempromosikan keterampilan seniman, bakat, dan pengalaman dalam suatu bidang terpilih, seperti akting, pengarahan, sinematografi, pengeditan, efek khusus, animasi, atau video games dan grafik lain.
Jelaskan yang dimaksud dengan Progression Reel!
Adalah Sebuah karya beruntun dari awal hingga menjadi hasil akhir. Dan disajikan dalam sebuah bentuk utuh satu kesatuan yang berbentuk video.
5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, buatlah progression reel-nya.
Pada praktikum ke 6 ini, Alhamdulillah lancar dalam mengerjakannya. Hanya ada sedikit kebingungan memisah-misah tiap tahapan pada praktikum sebelumnya.
Pada tahap ini, bertujuan untuk menambah detail dari animasi logo dari praktikum sebelumnya. Dengan cara menambahkan flare dan particles. Kemudian menambahkan lens effect seperti vignette dan chrome aberration
2. Alat
Maxon Cinema 4D R16
Adobe After Effects CC 2015
Knoll Light Factory
Trapcode Particular
3. Bahan
hasil praktikum sebelumnya
4. Dasar Teori
Gunakan pertanyaan berikut untuk menuliskan dasar teori yang relevan
Jelaskan yang dimaksud dengan Flare?
Flare adalah salah satu effect yang terdapat pada Adobe After Effect yang dapat memberikan sebuah effect cahaya tambahan pada video. Flare bawaan Adobe After Effect berupa Lens Flare yang mana sifat cahayanya tidak bisa di atur dengan model aturan terlalu banyak dan mode nya pun terbatas, untuk dapat membuat effect cahaya flare yang lebih menarik, bisa menggunakan plug in tambahan untuk Adobe After Effect diantaranya adalah Knoll Light Factory atau Optical Flare.
Sifat cahaya Flare bukan sifat cahaya ambient atau cahaya yang menyeluruh, namun, cahaya Flare adalah cahaya yang tajam yang mana terdapat titik dimana cahaya tersebut sangat kuat sementara cahaya disekitar titik cahaya kuat tersebut adalah cahaya ambient yang membantu untuk menerangi objek secara keseluruhan.
Jelaskan yang dimaksud dengan Particles?
Particles adalah sebuah effect yang berupa objek (partikel) tambahan yang dapat berupa beberapa bentuk seperti Buble, Line, Sphere, Star dan lain sebagainya yang sering digunakan untuk menambah dekorasi pada background.
Terdapat beberapa pilihan effect Particles bawaan Adobe After Effect, salah satunya adalah CC Particle World, namun terdapat pula plug in tambahan yang bisa digunakan untuk Adobe After Effect yaitu Trapcode Particular.
Jelaskan yang dimaksud dengan Vignette?
tampak gelap bila dibandingkan dengan bagian tengah. Bisa langsung berupa bayangan tebal atau tergradasi dari yang tipis, pekat atau lembut, tergantung pada jenis vignette-nya.
Efek ini bisa jadi sesuatu yang menguatkan sebuh foto atau malah merusak. Vignette bisa menarik perhatian pada bagian tengah foto, cocok untuk objek semacam portrait, tapi juga bisa membuat sebuah foto terasa berlebihan atau kehilangan kualitas foto karena bagian tepinya.
Jadi, baik ditambahkan secara sengaja atau tidak, efek vignette penting untuk dipahami jenis-jenisnya dan penyebab munculnya dalam sebuah foto.
Jelaskan yang dimaksud dengan Chrome Aberration?
Chromatic Aberration (CA) atau disebut juga "Color Fringing" adalah penyimpangan fokus warna yang diakibatkan oleh kegagalan lensa kamera dalam menjatuhkan titik fokus semua warna tepat pada sensor. Hal ini ditimbulkan karena focal length untuk masing-masing panjang gelombang adalah berbeda.
Ada dua jenis Chomatic Aberration, antara lain:
a) Longitudinal Chromatic Aberration
b) Lateral Chromatic Aberration
5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
Tambahkan Flare
Tambahkan Particles
Tambahkan Vignette
Tambahkan Chrome Aberration
6. Petunjuk Praktikum
Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
Menambahkan flare menggunakan Knoll Light Factory
Menambahkan particle menggunakan Trapcode Particular
Menambahkan lens effect Vignette
Menambahkan lens effect Chrome Aberration
7. hasil praktikum
hasil praktikum
hasil record
8. kesimpulan
Untuk dapat menambah pengaturan cahaya, dapat memanfaatkan Lens Flare yang sudah terdapat pada Adobe After Effect. Untuk dapat membuat objek terlihat lebih Fokus, dapat menambahkan effect Vignette, dimana effect ini dapat di atur dimana objek lebih di focuskan, bisa di tengah, di samping, dan diposisi lainnya.
Dalam melakukan praktikum 5 ini, saya hanya menggunakan effect yang sudah tersedia pada Adobe After Effect tanpa memakai plug in tambahan. Kesulitan yang dialami adalah membuat pengaturan yang tentunya lebih rumit dilakukan karena effect bawaan After Effect tidak se-komplit pilihan pengaturannya dibandingkan dengan Plug In tambahan.
Dalam Praktikum 5 ini, terdapat satu tahap Tugas Praktikum yang belum bisa dilakukan yaitu tahap terakhir “Chrome Aberration” karena belum memahami mengenai cara penambahan effect.
Pada praktikum ini, mahasiswa diajak untuk ngincip dikit tentang Compositing menggunakan After Effects. Dimulai dengan Render Setting di C4D kemudian dilanjut pada kegiatan compositing di AE.
2. Alat
Maxon Cinema 4D R16
Adobe After Effects CC 2015
3. Bahan
hasil praktikum sebelumnya
4. Dasar Teori
Pengertian Camera Depth: Camera Depth adalah jarak / luas wilayah yang dapat ditangkap oleh camera.
Pengertian Multi Pass Rendering :Proses rendering dimana seluruh objek dapat dibagi sesuai bagiannya masing-masing, sehingga dapat memudahkan untuk mendeteksi objek sesuai dengan kategoringa masing-masing.
Pengertian DOF: Depth of Field adalah kedalaman ruang dimana dapat memberikan efek bluring pada objek sekunder namun tetap fokus dengan objek utama
Pengertian Compositing: Compositing adalah kombinasi dari unsur-unsur visual dari sumber terpisah menjadi gambar tunggal, sering untuk menciptakan ilusi bahwa semua elemen adalah bagian dari adegan yang sama.
5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
Multi Pass Rendering untuk logo, obyek sekunder, background, dan depth
Import masing-masing image sequences ke AE.
Implementasi DOF di AE menggunakan effect Camera Lens Blur
6. Petunjuk Praktikum
Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
Setting Camera DOF di C4D
Multi Pass Rendering untuk logo, obyek sekunder, background, dan depth
Import masing-masing image sequences ke AE
Implementasi DOF di AE menggunakan Camera Lens Blur
7. hasil praktikum
berikut hasil praktikum 04 yang telah saya kerjakan
berikut hasil record proses ketika di AE
8. kesimpulan
saya mengalami kesulitan ketika proses multipass rendering, karena harus benar- benar teliti dan sabar. selebihnya saya rasa tutorial ini cukup mudah dipahami.
Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Secondary Assets dan Movement. Pada praktikum ini, penambahan movement diperdetail dengan menggunakan F-Curves.
2. Alat
Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
3. Bahan
-hasil praktikum sebelumnya
-asset sekunder download
4. Dasar Teori
Fungsi Secondary Assets
Secondary Assets dapat digunakan sebagai objek yang dianimasikan secara berbeda dengan animasi atau pergerakan objek utama meskipun objek utama dan objek secondary assets merupakan objek yang mempunyai bentuk yang sama.
· Fungsi F-Curves
F-Curves berfungsi sebagai pengatur cepat lambatnya pergerakan animasi. Dengan menggunakan F-Curves, pergerakan kecepatan animasi dapat diatur secara otomatis tanpa mengatur pada timeline. Kelebihan dari F-Curves juga adalah kita dapat mengatur F-Curves dari masing-masing objek, bahkan juga bisa mengatur F-Curves dari masing-masing part atau bagian dalam satu objek.
5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
Tambahkan secondary Assets
Tambahkan kompleksitas gerakan pada asset utama (logo)
Haluskan gerakannya menggunakan F-Curves
6. Petunjuk Praktikum
Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
-Menambahkan secondary assets menggunakan cloner dan helix path
-Menambahkan kompleksitas gerakan assets utama (logo)
-Memperhalus gerakan menggunakan F-Curves
7. Hasil praktikum
berikut hasil record praktikum saya:
berikut hasil praktikum saya
8. Kesimpulan
Dalam praktikum kali ini saya mengalami banyak kesulitan. Mulai dari bagaimana cara membuat helix yang sesuai sampai bagaimana mengatur letaknya dengan baik. Saya mulai sedikit bingung ketika pada tahap ke 2, yakni pada penambahan kompleksitas gerakan aset utama dimana saat kita memfokuskan titik axis sehingga bisa berada di titik tengah. Pada tahap ke 3, yakni memperhalus gerakan F-Curves kita akan melihat bahwa pada tahap ini akan lebih halus dengan pergerakan dari yang mulai cepat hingga pada khirnya akan sedikit lambat. Alhamdulilah dengan doa dan usaha akhirnya praktikum tiga bisa saya selesaikan dengan baik. Menurut saya, kalau kita mau berusaha hasilnya akan nampak.
Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Camera Path, Lighting, Material. Camera path diimplementasikan menggunakan spline. Lighting menggunakan Physical Sky dan Area Light.
2. Alat
Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler
3. Bahan
hasil praktikum sebelumnya
4. Dasar Teori
Animasi motion guide adalah animasi yang mempunyai gerakan sesuai dengan
jalur yang kita buat. Animasi ini merupakan lanjutan dari animasi motion tween.
Animasi ini sangat cocok digunakan untuk jenis animasi yang membutuhkan
ketelitian dalam pergerakan yang dikehendaki atau sesuai keinginan pembuat
animasi.
lalu, apa perbedaan mition guide pada flash dan camera path?
-Motion guide pada adobe flash, merupakan garis / jalur pergerakan yang kita buat untuk menghubungkan posisi objek dari frame satu ke frame lainnya. Camera path pada cinema 4D merupakan jalur camera dimana camera dapat mengarah ke objek walau sedag dalam perubahan posisi (bergerak).
Perbedaan physical sky dan area light
-Pysical sky merupakan elemen latar belakang pada cinema 4D dimana keadaan background yang menyerupai keadaan langit dapat disesuaikan dengan tangal dan waktu. Area light merupakan bagian pada cinema 4Dyang digunakan untuk memberikan tambahan pencahayaan dan dapat disesuaikan intensitas beserta arah dari cahaya tersebut, sehinga cahaya dapat menerangi bagian objek yang diinginkan sesuai dengan tingkat pencahayaan yang ditentukan.
Pengertian material beserta contohnya
-Material biasanya ditambahkan pada akhirpembuatan animasi, bagian ini digunakan untuk menyempurnakan presentasi dari animasi yang telah dibuat. Terdapat beberapa elemen pada material yakni color, diffusion, luminance, transparency, enviroment, bump, fog, dll.
5. Tugas Praktikum
1. Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, tambahkan:Pergerakan kamera menggunakan teknik camera path
2. Lighting sederhana dan mudah menggunakan Physical Sky dan Area Light
6. Petunjuk Praktikum
Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
1. Pergerakan camera menggunakan Camera Path, lebih spesifik lagi disebut dengan spline.
2. Menambahkan Lighting menggunakan Physical Sky
3. Menambahkan Lighting menggunakan Area Light
4. Menambahkan Material
7. Hasil Praktikum
hasil record tugas saya
hasil render tugas saya
8. Kesimpulan
kesimpulan nya, kita harus bersabar dalam mengikuti beberapa langkah awal pada tutorial tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Perkenalan dengan dunia 3D melalui pembuatan animasi object berputar 360 derajat atau disebut juga turn table animation.
2. Alat
Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler
3. Bahan
Logo PENS. Silahkan download dari pedoman identitas PENS
4. Dasar Teori
Animasi
Merupakan suatu rangkaian gambar diam secara inbetthwin dengan jumlah banyakm bila kia proyeksikan akan terlihat seolah-olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat di film – film kartun di televisi maupun dilajar lebar jadi animasi dapat disimpulkan menghidupkan benda diam di proyeksikan menjadi bergerak. 3 penggunaan animasi pada komputer telah dimulai dengan ditemukannya software komputer yang dapat dipergunkan untuk melakukan ilustrasi di komputerm membuat perubahan gambar satu ke gambar berikutnya sehingga terbenttuk suatu bentuk gerakan tertentu.
Jenis animasi yang banyak dikenal adalah animasi 2D dan 3D, perbedaan dari animasi 2D dan 3D adalah dapat dilihat dari sudut pandangnya. Animasi 2D menggunakan koordinar x dan y, sedangkan animasi 3D menggunakan koordinat x,y, dan z yang memungkinkan kita dapat melihat sudut pandang objek secara lebih nyata.
Animasi 2D - Animasi jenis ini juga biasa disebut dengan film kartun. Kartun sediri berasal dari kata Cartoon, yang artinta gambar yang lucu. Contohnya adalah : Lonney Tunes, Tom and Jerry, Doraemon, dan lain sebagainya.
Animasi 3D - Animasi 3d adalah pengembang dari animasi 2d. Dengan animasi 3d, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Contohnya Toy Story, Monster Inc, Finding Nemo, The Incredible, hingga Final Fantasy.disini kita bisa melihat perbedaan visual jika dibandingkan dengan animasi 2d. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3d atau Computer Generated Imagery (CGI).
Sedangkan untuk model animasi 2D, animasi dibuat dengan menggunakan beberapa gambar yang memiliki layer terpisah yang berarti tanpa menggunakan rangka virtual. Kemudian anggota badan, mata, mulut dan sebagainya dari objek tersebut dibuat seolah – olah bergerak oleh animator dengan menggunakan ”key frame” secara terus menerus atau frame by frame. Proses tersebut disebut sebagai proses ‘tweening motion” atau “morphing”. Contoh aplikasi untuk melakukan hal tersebut adalah Macromedia Flash.
Tracing - Dalam terminologi komputer grafis, vector adalah sekumpulan objek dalam garis atau bentuk tertentu yang dapat didefinisikan secara matematis, diisi warna, dan memiliki resolusi bebas. Karena itu, vector bisa diperbesar dalam ukuran berapa pun tanpa kehilangan resolusinya.
Teknik Tracing - Manual Tracing, meletakkan gambar asli dibawah kertas kalkir, lembaran acetate, mika susu/kodaktris, boleh kertas doorslag, atau kertas roti. Lalu kita menggambar menggunakan tinta cina, rapido, atau tinta afdek yang pekat
Teknik Tracing - Digital Tracing Tracing digital saat ini banyak kita kerjakan dengan bantuan computer.Gambar asli di‐scan, lalu dijiplak lewat bantuan piranti lunak semacam Adobe Illustrator, Adobe Freehand, Adobe Photoshop, Coreldraw atau Corel Painter. Produk yang dihasilkan adalah illustrasi vector, untuk menutupi kebutuhan illustrasi yang akan dipakai pada desain‐desain poster, iklan- iklan koran bahkan web dan film‐film kartun. Tracing yang dilakukan dengan bantuan aplikasi berbasis bitmap semacam Photoshop, photopaint atau Painter, kita sebut tracing bitmap. Tracing bitmap lebih banyak dikerjakan dibidang screen printing dan tekstil printing. Tracing bukanlah masalah menjiplak dalam arti sempit, tracing adalah teknik penggambaran ulang baik manual atau digital. Dalam illustasi, tracing adalah style yang membutuhkan kemampuan trace dan penguasaan aplikasi grafis
Software Animasi 3 Dimensi - Software animasi 3D mempunyai fasilitas dan kemampuan yang canggih untuk membuat animasi 3 dimensi. Fasilitas dan kemampuan tersebut antara lain, membuat obyek 3D, pengaturan gerak kamera, pemberian efek, import video dan suara, serta masih banyak lagi. Beberapa software animasi 3D mempunyai kemampuan khusus, misalnya untuk animasi figure(manusia), animasi landscape (pemandangan), animasi title (judul), dll. Karena kemampuannya yang canggih, dalam penggunaannya diperlukan pengetahuan yang cukup tinggi dan terkadang rumit.
Contoh dari Software Animasi 3D ini antara lain:
3D Studio Max
Maya
Poser (figure animation)
Bryce (landscape animation)
Vue (landscape animation)
Cinema 4D
Blender (gratis)
Daz3D (gratis)
5. Tugas Praktikum
pada tugas praktikum kali ini kami diberi tugas untuk membuat logo 3D 360 dengan memakai bahan awal logo PENS
6. Petunjuk Praktikum
Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
a. Tracing Logo menggunakan illustrator
b. Membuat logo 3D menggunakan Cinema 4D dari file illustrator
c. Membuat animasi 360 derajat
d. Merender animasi ke dalam file movie (mp4)
7. Hasil Praktikum
berikut ini hasil recording pengerjaan tugas saya ketika dalam cinema 4d:
berikut ini hasil render tugas Logo 3D 360 (Turn Table Animation) with logo PENS saya:
8. Kesimpulan
kesimpulan yang dapat saya ambil dari praktikum ini adalah, intinya dalam mengerjakan projoct 3d animasi menggunanakan software apapun adalah sama saja. hanya mungkin kita perlu belajar sedikit dan menyesuaikan dengan menggunakan software yang berbeda diawal pengerjaan.
9. Referensi
The Bezier Game: A game to help you master Pen Tool
Pada pekan ini saya dan teman- teman saya mendapat challenge membuat walk cycle animation. Pada praktikum kali ini dengan masih berkutat dengan tools puppet tools saya berusaha membuat pergerakannya. berikut step - step yang harus saya jalani.
1. buat gambar karakter pada adobe illustrator. usahakan pisahkan setiap" bagian dari karakter seperti, kepala, tangan kanan, tangan kiri, badan, kaki kanan, kaki kiri. (ps: kesalahan saya dalam praktikum ini, pada praktikum ini karakter saya digambarkan menggunakan tas, dan layer tasnya saya gabung dengan layer badan, jangan ditiru ya, karena akan berdampak pada tahap berikutnya:( )
setelah itu beri nama satu- satu pada layer sesuai asinyaa. kurang lebih seperti ini
2. simpan gambar karakter dalam satu project ber format ai. lalu drag pada adobe after effects
4. beri key frame pada setiap layer anggota tubuh
5. gerakkan setiap anggota tubuh seperti tangan dan kaki menggunakan puppet tools
dalam tahap ini saya mencoba meniru ose-to-pose pergerakan dari sumber diinternet ini
tapi nampaknya gagal hehe.
berikut hasil video pekerjaan saya:
halo, pada praktikum yang ke-11 ini saya diberi challenge oleh dosen saya untuk meniru tutorial animasi 2d berjudul Puppet Tools dalam After Effects. dosen saya tidak memberikan spesifikasi khusus dari mana tutorialnya, hingga akhirnya saya memilih tutorial dari Mobox Mograph Tuts dengan link video sebagai berikut
menurut saya video ini cukup mudah dibuat dan mengasyikkan, karena kita bisa berkreasi sesuka kita untuk membentuk gerakan yang kita inginkan. kita hanya membutuhkan kreasi dari tools Puppet Pin Tools dalam After Effect, dan mengkreasikannya sesuka kita. mungkin saja, hanya perlu menambahkan sedikit effect transition setelahnya.
Pada Mata Kuliah teori
minggu ke 10 animasi 2D ini kami di beri tugas untuk menggabungkan dan mencari 25
contoh video- video transisi yang menarik, dan menggabungkannya menjadi satu
video.
Berikut ini sumber-
sumber referensi yang kami dapatkan:
pada praktikum kali ini kami diberi challenge untuk menyelesaikan 3 video tentang Transition Effects. 3 macam video tersebut adalah : Slide Transition, Clean & Simple 2D Transition, Animated transition.
1. Slide Transition
dalam challenge slide transition ini kesulitan saya berada pada pengambilan video nya. saya mengalami kesulitan dalam menemukan video yang cocok nya. dan akhirnya pun saya mengambil video ala kadarnya karena keterbatasan waktu. maaf juga karena kualitas video saya termasuk rendah hehe v
berikut hasil capture pekerjaan saya:
berikut hasil render pekerjaan saya:
2. Clean & Simple 2D Transition
berikut hasil capture pekerjaan saya:
berikut hasil render pekerjaan saya:
3. Animated transition.
berikut hasil capture pekerjaan saya:
berikut hasil render pekerjaan saya:
halo selamat sore, pada praktikum animasi 2d yang kedua ini saya kembali diberi challenge dari dosen saya untuk membuat 2 video sesuai dari website dosen saya dengan link http://www.mohhasbias.com/text-effects-3/ , yaitu: Handwriting dan Falling Text 1. Handwriting
Pada praktikum ini saya tidak seberapa mengalami kesulitan. kecuali ketika tressing, butuh ketelitian yang cukup tinggi. tetapi sebelumnya mohon maaf karena saya tidak sempat me record atau men screen shoot bukti pengerjaan saya, karena saya kelupaan.
berikut hasil render dari pengerjaan saya:
2. Falling Text pada praktikum yang kedua ini saya mengalami kesulitan ketika membuat pengkodeannya. dan juga waktu yang diberikan saya rasa kurang lama. berikut hasil render dari pekerjaan saya:
halo selamat sore, pada praktikum animasi 2d yang kedua ini saya kembali diberi challenge dari dosen saya untuk membuat 2 video sesuai tutorial Dope Motions, yaitu: After Effects Text Animation dan Animasi 2d: Typeface
1. After Effects Text Animation
cukup mudah menurut saya, saya bisa mengikuti tutorial yang diberikan. hanya butuh kesabaran. berikut ini hasil screenshoot pengerjaan tugas saya:
berikut hasil render pekerjaan saya
2. Animasi 2d: Typeface
challenge ini lumayan sulit menurut saya. karena agak sedikit ribet dan sangat butuh kesabaran yang tinggi dan juga ketelitian. saya sempat mengalami kesulitan karena tutorialnya yang terlalu cepat menurut saya.
halo selamat sore! hari ini saya akan bercerita sedikit tentang praktikum animasi 2d saya. minggu ini saya diberi challenge untuk mencoba membuat motion graphics text melalui tutorial yang diberikan dosen saya pada artikel : http://www.mohhasbias.com/text-effects/
1. smooth text intro animation
pada percobaan yang pertama ini challenge ini bisa saya lalui dengan lumayan lancar. awalnya kami diharuskan membuat bumper motion graphic yang dapat bergerak sesuai dengan tutorial yang ada. menurut saya percobaan yang ini cukup mudah, tetapi butuh kesabaran ekstra dalam mengikuti tutorialnya
berikut ini hasil capture pekerjaan saya (maaf tidak bisa record karena laptop sangat lemot)
berikut hasil kerja saya
2. jittery type
percobaan yang kedua ini lumayan susah menurut saya. apalagi dalam link yang diberikan dosen saya video nya tidak ditemukan jadi harus mencari sendiri, dan akibatnya saya sempat salah mengikuti tutorial dan harus mengulang kembali lagi dari awal:(
berikut ini hasil capture pekerjaan saya (maaf tidak bisa record karena laptop sangat lemot)
haloo, ini praktikum animasi 2d kedua saya, karena kebetulan minggu kemarin libur tanggal merah.; dalam praktikum ini kami diberi tugas meniru 3 video motio graphic dari Dope Motion. cukup susah menurut sayam karena waktunya yang terbatas, saya hanya bisa menyelesaikan satu video. maaf karena terpisah karena saya tergesa- gesa dalam mengerjakannya. terimakasihh
halo, hari ini adalah hari pertama saya belajar animasi di materi kuliah saya. jujur saja saya belum pernah mempelajari animasi sedikitpun sebelumnya. apalagi di hari pertama ini saya diberi challenge untuk langsung membuat animasi bounced ball dengan memakai aplikasi Adobe After Effect. awalnya saya memang merasa pesimis, tetapi ternyata challenge ini berhasil saya lalui dengan selamat hehe.
langkahnya juga cukup mudah. saya bisa dengan mudah belajar melaui tutorialyg ada pada youtube dan bantuan teman- teman saya v.
mugkin kesulitan yang saya rasakan hanya ketika membuat lintasan bola nya agar terlihat rapi. berikut ini hasil pekerjaan saya, maaf jika banyak kurangnya. terimakasiih
Hi everyone, long time no see, in this time I wanna share
about my education information to you. About where am I studying now, and how
about my university or what a kind of my experience on my 1st class
in this session.
Back to the topic, now im studying at Electronic
Engineering Polytechnic Institute of Surabaya on Multimedia and Broadcasting
technology major. But first, I want share to you about my Campus not my major. So,
Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya ( or you can say as
EEPIS or on the local sides knowly as Politeknik Elektronika Negeri
Surabaya (PENS ) is a technical institutionstate located on jl .Raya its ,
keputih , sukolilo surabaya. It serve its community by conducting research to
resolve industrial and community problems. PENS is the only polytechnic who specializes in the
field of electrical engineering. Pens also has many achievements especially in
robotic as example: 1st place on Division category, Fire Fighting
Robot Contest 2014 at Trinity College, Hartford, USA , 2nd runnerup RoboCup 2014, Sao Paulo, Brazil , Won gold
medal the world skills asean competition , on hanoi Vietnam , And even more
great again pens capable of winning indonesian robot contest (or KRI) 12 times
a row.
Within the sides of
course PENS have two types that called as Diploma III and Diploma IV. Diploma
III has 5 majors, they are: Electronic Engineering, Telecommunication
Engineering, Electro-Industry Engineering, Informatic Engineering and
Multimedia Broadcasting Technology. While Diploma IV has 6 major, they are:
Electronic Engineering, Telecommunication Engineering, Electro-Industry
Engineering, Informatic Engineering, Mechatronic Engineering and Computer
Engineering.
As polytechnic with
vision ' emerging technology' pens also open a s2 program / pascasarjana first
in Indonesia, with two Major are Electronic Engineering, and , Informatic and
Computer Engineering.
Not only focus on the
academic side , pens also has various units of for student activities (UKM) and
the community, as example:UKM FRENS, UKM
MAHETALA, UKM VOLLY, UKM UKKI, UKM
TEATER , SEMUT, and many more.
Maybe this would be
enough for introductions me and my college. See you next time