Minggu, 19 Maret 2017

Prak 03 – Secondary Assets, Logo Movement, F-Curves

1. Tujuan

Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Secondary Assets dan Movement. Pada praktikum ini, penambahan movement diperdetail dengan menggunakan F-Curves.

2. Alat

Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16

3. Bahan

-hasil praktikum sebelumnya

-asset sekunder download

4. Dasar Teori



  •   Fungsi Secondary Assets

Secondary Assets dapat digunakan sebagai objek yang dianimasikan secara berbeda dengan animasi atau pergerakan objek utama meskipun objek utama dan objek secondary assets merupakan objek yang mempunyai bentuk yang sama.


  • ·      Fungsi F-Curves

F-Curves berfungsi sebagai pengatur cepat lambatnya pergerakan animasi. Dengan menggunakan F-Curves, pergerakan kecepatan animasi dapat diatur secara otomatis tanpa mengatur pada timeline. Kelebihan dari F-Curves juga adalah kita dapat mengatur F-Curves dari masing-masing objek, bahkan juga bisa mengatur F-Curves dari masing-masing part atau bagian dalam satu objek.
5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:


  1. Tambahkan secondary Assets
  2. Tambahkan kompleksitas gerakan pada asset utama (logo)
  3. Haluskan gerakannya menggunakan F-Curves

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum

-Menambahkan secondary assets menggunakan cloner dan helix path
-Menambahkan kompleksitas gerakan assets utama (logo)
-Memperhalus gerakan menggunakan F-Curves


7. Hasil praktikum

berikut hasil record praktikum saya:




berikut hasil praktikum saya




8. Kesimpulan

Dalam praktikum kali ini saya mengalami banyak kesulitan.  Mulai dari bagaimana cara membuat helix yang sesuai sampai bagaimana mengatur letaknya dengan baik. Saya mulai sedikit bingung ketika pada tahap ke 2, yakni pada penambahan kompleksitas gerakan aset utama dimana saat kita memfokuskan titik axis sehingga bisa berada di titik tengah. Pada tahap ke 3, yakni memperhalus gerakan F-Curves kita akan melihat bahwa pada tahap ini akan lebih halus  dengan pergerakan dari yang mulai cepat hingga pada khirnya akan sedikit lambat. Alhamdulilah  dengan doa dan usaha akhirnya praktikum tiga bisa saya selesaikan dengan baik. Menurut saya, kalau kita mau berusaha hasilnya akan nampak.

9. referensi

Logo Animation in Cinema 4D and After Effects

Senin, 13 Maret 2017

Prak 02 – Camera Path, Lighting, and Material


1. Tujuan

Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Camera Path, Lighting, Material. Camera path diimplementasikan menggunakan spline. Lighting menggunakan Physical Sky dan Area Light.

2. Alat

Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler

3. Bahan

hasil praktikum sebelumnya
4. Dasar Teori

Animasi motion guide adalah animasi yang mempunyai gerakan sesuai dengan
jalur yang kita buat. Animasi ini merupakan lanjutan dari animasi motion tween.
Animasi ini sangat cocok digunakan untuk jenis animasi yang membutuhkan
ketelitian dalam pergerakan yang dikehendaki atau sesuai keinginan pembuat
animasi.

lalu, apa perbedaan mition guide pada flash dan camera path?

-Motion guide pada adobe flash, merupakan garis / jalur pergerakan yang kita buat untuk menghubungkan posisi objek dari frame satu ke frame lainnya. Camera path pada cinema 4D merupakan jalur camera dimana camera dapat mengarah ke objek walau sedag dalam perubahan posisi (bergerak).

Perbedaan physical sky dan area light

-Pysical sky merupakan elemen latar belakang pada cinema 4D dimana keadaan background yang menyerupai keadaan langit dapat disesuaikan dengan tangal dan waktu. Area light merupakan bagian pada cinema 4Dyang digunakan untuk memberikan tambahan pencahayaan dan dapat disesuaikan intensitas beserta arah dari cahaya tersebut, sehinga cahaya dapat menerangi bagian objek yang diinginkan sesuai dengan tingkat pencahayaan yang ditentukan.

Pengertian material beserta contohnya

-Material biasanya ditambahkan pada akhirpembuatan animasi, bagian ini digunakan untuk menyempurnakan presentasi dari animasi yang telah dibuat. Terdapat beberapa elemen pada material yakni color, diffusion, luminance, transparency, enviroment, bump, fog, dll.

5. Tugas Praktikum

1. Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, tambahkan:Pergerakan kamera menggunakan teknik camera path
2. Lighting sederhana dan mudah menggunakan Physical Sky dan Area Light

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum

1. Pergerakan camera menggunakan Camera Path, lebih spesifik lagi disebut dengan spline.


 2. Menambahkan Lighting menggunakan Physical Sky

 3. Menambahkan Lighting menggunakan Area Light
 4. Menambahkan Material

7. Hasil Praktikum

hasil record tugas saya

hasil render tugas saya


8. Kesimpulan

kesimpulan nya, kita harus bersabar dalam mengikuti beberapa langkah awal pada tutorial tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Minggu, 05 Maret 2017

Prak 01 – Logo 3D 360 (Turn Table Animation) with logo PENS

1. Tujuan

Perkenalan dengan dunia 3D melalui pembuatan animasi object berputar 360 derajat atau disebut juga turn table animation.

2. Alat

Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler

3. Bahan

Logo PENS. Silahkan download dari pedoman identitas PENS

4. Dasar Teori

Animasi

Merupakan suatu rangkaian gambar diam secara inbetthwin dengan jumlah banyakm bila kia proyeksikan akan terlihat seolah-olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat di film – film kartun di televisi maupun dilajar lebar jadi animasi dapat disimpulkan menghidupkan benda diam di proyeksikan menjadi bergerak. 3 penggunaan animasi pada komputer telah dimulai dengan ditemukannya software komputer yang dapat dipergunkan untuk melakukan ilustrasi di komputerm membuat perubahan gambar satu ke gambar berikutnya sehingga terbenttuk suatu bentuk gerakan tertentu.

Jenis animasi yang banyak dikenal adalah animasi 2D dan 3D, perbedaan dari animasi 2D dan 3D adalah dapat dilihat dari sudut pandangnya. Animasi 2D menggunakan koordinar x dan y, sedangkan animasi 3D menggunakan koordinat x,y, dan z yang memungkinkan kita dapat melihat sudut pandang objek secara lebih nyata.

Animasi 2D - Animasi jenis ini juga biasa disebut dengan film kartun. Kartun sediri berasal dari kata Cartoon, yang artinta gambar yang lucu. Contohnya adalah : Lonney Tunes, Tom and Jerry, Doraemon, dan lain sebagainya.

Animasi 3D - Animasi 3d adalah pengembang dari animasi 2d. Dengan animasi 3d, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Contohnya Toy Story, Monster Inc, Finding Nemo, The Incredible, hingga Final Fantasy.disini kita bisa melihat perbedaan visual jika dibandingkan dengan animasi 2d. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3d atau Computer Generated Imagery (CGI).

Sedangkan untuk model animasi 2D, animasi dibuat dengan menggunakan beberapa gambar yang memiliki layer terpisah yang berarti tanpa menggunakan rangka virtual. Kemudian anggota badan, mata, mulut dan sebagainya dari objek tersebut dibuat seolah – olah bergerak oleh animator dengan menggunakan ”key frame” secara terus menerus atau frame by frame. Proses tersebut disebut sebagai proses ‘tweening motion” atau “morphing”. Contoh aplikasi untuk melakukan hal tersebut adalah Macromedia Flash.


Tracing - Dalam terminologi komputer grafis, vector adalah sekumpulan objek dalam garis atau bentuk tertentu yang dapat didefinisikan secara matematis, diisi warna, dan memiliki resolusi bebas. Karena itu, vector bisa diperbesar dalam ukuran berapa pun tanpa kehilangan resolusinya.

Teknik Tracing - Manual Tracing, meletakkan gambar asli dibawah kertas kalkir, lembaran acetate, mika susu/kodaktris, boleh kertas doorslag, atau kertas roti. Lalu kita menggambar menggunakan tinta cina, rapido, atau tinta afdek yang pekat
Teknik Tracing - Digital Tracing Tracing digital saat ini banyak kita kerjakan dengan bantuan computer.Gambar asli di‐scan, lalu dijiplak lewat bantuan piranti lunak semacam Adobe Illustrator, Adobe Freehand, Adobe Photoshop, Coreldraw atau Corel Painter. Produk yang dihasilkan adalah illustrasi vector, untuk menutupi kebutuhan illustrasi yang akan dipakai pada desain‐desain poster, iklan- iklan koran bahkan web dan film‐film kartun. Tracing yang dilakukan dengan bantuan aplikasi berbasis bitmap semacam Photoshop, photopaint atau Painter, kita sebut tracing bitmap. Tracing bitmap lebih banyak dikerjakan dibidang screen printing dan tekstil printing. Tracing bukanlah masalah menjiplak dalam arti sempit, tracing adalah teknik penggambaran ulang baik manual atau digital. Dalam illustasi, tracing adalah style yang membutuhkan kemampuan trace dan penguasaan aplikasi grafis

Software Animasi 3 Dimensi - Software animasi 3D mempunyai fasilitas dan kemampuan yang canggih untuk membuat animasi 3 dimensi. Fasilitas dan kemampuan tersebut antara lain, membuat obyek 3D, pengaturan gerak kamera, pemberian efek, import video dan suara, serta masih banyak lagi. Beberapa software animasi 3D mempunyai kemampuan khusus, misalnya untuk animasi figure(manusia), animasi landscape (pemandangan), animasi title (judul), dll. Karena kemampuannya yang canggih, dalam penggunaannya diperlukan pengetahuan yang cukup tinggi dan terkadang rumit.

Contoh dari Software Animasi 3D ini antara lain:

3D Studio Max
Maya
Poser (figure animation)
Bryce (landscape animation)
Vue (landscape animation)
Cinema 4D
Blender (gratis)
Daz3D (gratis)


5. Tugas Praktikum

pada tugas praktikum kali ini kami diberi tugas untuk membuat logo 3D 360 dengan memakai bahan awal logo PENS

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum

a. Tracing Logo menggunakan illustrator
b. Membuat logo 3D menggunakan Cinema 4D dari file illustrator

c. Membuat animasi 360 derajat
d. Merender animasi ke dalam file movie (mp4)


7. Hasil Praktikum

berikut ini hasil recording pengerjaan tugas saya ketika dalam cinema 4d:






berikut ini hasil render tugas Logo 3D 360 (Turn Table Animation) with logo PENS saya:

8. Kesimpulan

kesimpulan yang dapat saya ambil dari praktikum ini adalah, intinya dalam mengerjakan projoct 3d animasi menggunanakan software apapun adalah sama saja. hanya mungkin kita perlu belajar sedikit dan menyesuaikan dengan menggunakan software yang berbeda diawal pengerjaan.

9. Referensi

The Bezier Game: A game to help you master Pen Tool



Senin, 21 November 2016

walk cycle 2d animasi dengan after effect

Pada pekan ini saya dan teman- teman saya mendapat challenge membuat walk cycle animation. Pada praktikum kali ini dengan masih berkutat dengan tools puppet tools saya berusaha membuat pergerakannya. berikut step - step yang harus saya jalani.

1. buat gambar karakter pada adobe illustrator. usahakan pisahkan setiap" bagian dari karakter seperti, kepala, tangan kanan, tangan kiri, badan, kaki kanan, kaki kiri. (ps: kesalahan saya dalam praktikum ini, pada praktikum ini karakter saya digambarkan menggunakan tas, dan layer tasnya saya gabung dengan layer badan, jangan ditiru ya, karena akan berdampak pada tahap berikutnya:( )
setelah itu beri nama satu- satu pada layer sesuai asinyaa. kurang lebih seperti ini

2. simpan gambar karakter dalam satu project ber format ai. lalu drag pada adobe after effects


4. beri key frame pada setiap layer anggota tubuh
5. gerakkan setiap anggota tubuh seperti tangan dan kaki menggunakan puppet tools

dalam tahap ini saya mencoba meniru ose-to-pose pergerakan  dari sumber diinternet ini
tapi nampaknya gagal hehe.
berikut hasil video pekerjaan saya:



Senin, 14 November 2016

Praktikum animasi 2d: Puppet tools

halo, pada praktikum yang ke-11 ini saya diberi challenge oleh dosen saya untuk meniru tutorial animasi 2d berjudul Puppet Tools dalam After Effects. dosen saya tidak memberikan spesifikasi khusus dari mana tutorialnya, hingga akhirnya saya memilih tutorial dari Mobox Mograph Tuts dengan link video sebagai berikut

menurut saya video ini cukup mudah dibuat dan mengasyikkan, karena kita bisa berkreasi sesuka kita untuk membentuk gerakan yang kita inginkan. kita hanya membutuhkan kreasi dari tools Puppet Pin Tools dalam After Effect, dan mengkreasikannya sesuka kita. mungkin saja, hanya perlu menambahkan sedikit effect transition setelahnya. 
berikut hasil video saya:

Selasa, 08 November 2016

Teori Animasi 2D minggu ke 10

Nama kelompok
Siti Imaroh N. V.         (4103151006)
Natasha Savira            (4103151020)
Yuvita Agustiar           (4103151025)
Bilqis Firdausiyah L.  (4103151028)

Pada Mata Kuliah teori minggu ke 10 animasi 2D ini kami di beri tugas untuk menggabungkan dan mencari 25 contoh video- video transisi yang menarik, dan menggabungkannya menjadi satu video.

Berikut ini sumber- sumber referensi yang kami dapatkan:
      2. CR7Mak - https://www.youtube.com/watch?v=Meg3V_Vwhjo
      3.  jorge hallu  - https://www.youtube.com/watch?v=5B1TZyKaNPU
      4. CreartDesignChannel - https://www.youtube.com/watch?v=M1fzonsfA80
      5. After School - https://www.youtube.com/watch?v=4PXK6ftRcDQ
Dari sumber- sumber referensi tersebut, kami pilih 25 video terbaik, dan kami menggabungkannya menjadi satu.

Berikut hasil gabungan dari video- video tersebut:

Senin, 07 November 2016

praktikum 10 kelompok 1: custom transition

Kelompok 1:
Siti Imaroh Nurfirdha V         4103151006
Natasha Savira                        4103151020
Yuvita Agustiar N                  4103151025
Bilqis Firdausiyah L                4103151028

11.      Diskusi
Dari hasil research kami tentang video tutorial transition effect, berikut adalah beberapa pilihan video yang kami dapatkan:
*        Radial Transition effect (Dope Motion)
*        Linear wipe Transition (Ervin Golugovich)
*        Sliding Intro (PremiumBeat.com)
*        Custom Transition (Dope Motion)
22.      Video yang terpilih adalah: Custom Transition (Dope Motion)
Jenis transition effect tersebut merupakan transisi video yang berupa square horizontal dan vertikal.


33.      Eksekusi
Custom Transition (Dope Motion)
*        Mengikuti video tutorial dari
            After Effect Custom Transition | Totorial by Dope Motion
*        Video yang diedit di ambil dari :
 - Video Klip Afgan
Langkah- langkah:
1          1. Buka After effect - New Composition (Duration : 2 menit),
            2.  Import 2 video yang berbeda, buatlah compotition lagi dengan memberi nama yg berbeda, misal: Kuma.
            3. New solid, beri nama misal: White Solid 3,
        pada solid settings pilih (color : white klik make Comp Size)
      4. Tambahkan layer Solid lagi dengan nama Balck Solid (height: 300, color: Black)
            5. Atur Position pada layer Black Solid
        (Position awal: 960.0, 174.0,  Position di 01.00f: 960.0, 1268.0)
            6. Tambahkan layer Solid lagi dengan nama Black Solid 6
       Atur Position: (position pada 14f: 960.0, -118.0  pada 11f: 960.0, 1223.0, sampai layer solid yg hitam ini ke bawah)
            7. Add New solid lagi, White Solid 4
      Atur Position lagi ()
            8.  Add New Solid lagi, Black Solid 7. Height nya diubah menjadi 150 px.
      Atur Rotation menjadi 90 derajat
      Atur Position (position dari 20f: 960.0, 540.0 pada pertengahan 5f dan           
      10 f: -97.0, 540.0 dan di stopwatch, lalu dipindah lagi ke pertengahan
      antara 10f dan 15f: 2044.0, 540.0
       9.   Layer Black Solid 7 di copy paste, lalu keyframe di
       geser ke kanan sedikit sampai di antara 00:00f  
      dengan 05f
       10.  Composition kuma di drag ke keyframe video 1, lalu
       keyframe video 3 agak di geser ke kanan
             11.  Klik Toggle Switches
             12.  Layer video 2 Track Name nya yang kotak “None”
       diubah menjadi Luma Interved Matte “kuma”
              13.  Coba di preview keyframe nya, apabila sudah sesuai
        dengan yang di tutorial, kemudian di render

 berikut hasil preview pekerjaan saya



berikut hasil render pekerjaan saya